Contoh Soal Barisan dan Deret Aritmatika [Update 50 Butir]

Diposting pada

Barisan adalah sebagai susunan angka dalam urutan tertentu. Di sisi lain, deret didefinisikan sebagai jumlah elemen urutan.

Soal Barisan dan Deret Aritmetika

1 – 10 Contoh Soal Barisan dan Deret Aritmatika Beserta Jawaban

Soal No. 1

Tentukan suku ke-10 dari barisan aritmatika 2, 5, 8, 11, 14,…

Jawaban :

Memahami masalah :

Dik:

a = 2

b = U2 – U1 = 5 – 2 = 3

Dit : π‘ˆ10 = ?

Membuat rencana pemecahan masalah :

π‘ˆπ‘› = π‘Ž + (𝑛 βˆ’ 1)𝑏

Melaksanakan rencana pemecahan masalah :

π‘ˆ10 = 2 + (10 βˆ’ 1) 3

= 2 + (9) 3

= 2 + 27 = 29

Membuat kesimpulan :

Jadi, suku ke 10 dari barisan aritmatika tersebut adalah 29.

Soal No. 2

Jumlah suku ke-25 dari barisan -8, -3, 2,…,

Jawaban :

Memahami masalah

Dik :

a = -8

b = U2 – U1 = (-3) – (-8) = 5

Dit : 𝑆25 =?

Membuat rencana pemecahan masalah :

soal update barisan dan deret no 2

Melaksanakan rencana pemecahan masalah :

soal deret update 2

Membuat kesimpulan :

Jadi, jumlah suku ke 25 dari deret aritmatika tersebut adalah 1300

Soal No. 3

Pak Budi mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) sebesar Rp2.000.000. ia ingin memberikan beberapa uang tersebut kepada 6 orang anaknya dengan anak yang paling bungsu mendapatkan bagian yang paling kecil dan anak yang paling tua sesuai bariasan aritmatika. Jika anak pertama mendapatkan Rp300.000 dan anak ketiga mendapatkan Rp150.000. berapa sisa uang Pak Budi setelah dibagikan kepada 6 orang anaknya…

Jawaban :

Memahami masalah :

Dik :

Total uang THR = Rp 2.000.000

a = Rp 300.000

U3 = Rp 150.000

n = 6

Dit :

Berapa sisa uang Pak Budi setelah dibagikan kepada 6 orang anaknya = 𝑅𝑝 2.000.000 βˆ’ 𝑆6

Membuat rencana pemecahan masalah :

Cari beda menggunakan rumus : π‘ˆπ‘› = π‘Ž + (𝑛 βˆ’ 1)𝑏

Cari total uang THR yang dibagikan ke 6 orang anaknya menggunakan rumus

𝑆𝑛 = 𝑛/2 (2π‘Ž + (𝑛 βˆ’ 1)𝑏)

Sisa uang Pak Budi 𝑅𝑝 2.000.000 βˆ’ 𝑆6

Melaksanakan rencana pemecahan masalah

soal no 3 deret

Cari total uang THR yang dibagikan ke 6 orang anaknya menggunakan rumus :

soal deret no 3

Cari sisa uang Pak Budi :

𝑅𝑝 2.000.000 βˆ’ 𝑆6 = 2.000.000 – 675.000 = 𝑅𝑝. 1.325.000

Soal No. 4

Seorang guru bernama Buk Kokom menerima gaji pertama sebesar Rp5.000.000. gaji tersebut naik sebesar Rp500.000 pertahunnya. Berapakah jumlah uang Buk Kokom selama 12 tahun…

Jawaban :

Memahami masalah :

Dik :

a = Rp 5.000.000

b = Rp 500.000

Dit : 𝑆12 =?

Membuat rencana pemecahan masalah :

soal deret

Melaksanakan rencana pemecahan masalah :

soal barisan dan deret no 4

Membuat kesimpulan :

Jadi, jumlah uang yang ditrtima Bu Kokom setelah 12 bulan adalah Rp93.000.000.

Soal No. 5

Sebuah barisan memiliki U3 = 11 dan U15 = 47 tentukan suku pertama dan bedanya dari barisan tersebut …

Jawaban :

Memahami masalah :

Dik :

U3 = 11

U15 = 47

Dit : a? dan b?

Membuat rencana pemecahan masalah :

  • Gunakan rumus dibawah ini untuk mencari persamaan 2 π‘ˆπ‘› = π‘Ž + (𝑛 βˆ’ 1)𝑏
  • Subsitusi persamaan 1 dan persamaan 2

Melaksanakan rencana pemecahan masalah :

soal update barisan dan deret no 5

Membuat kesimpulan :

Jadi, suku pertama dan beda barisan tersebut secara berturut-turut adalah -5 dan 3.

Soal No. 6

Tunjukkan bahwa barisan berikut merupakan barisan aritmetika !

a. 14, 17, 20, 23, …

b. 40, 35, 30, 25, …

c. π‘₯, π‘₯ + 3, π‘₯ + 6, π‘₯ + 9, …

Jawaban :

Untuk masing-masing barisan di atas tentukan nilai beda terlebih dahulu :

a) Dari barisan 14, 17, 20, 23, … diperoleh

U2 – U1 = 17 – 4 = 3

U3 – U2 = 20 – 17 = 3

Karena barisan tersebut mempunyai beda yang tetap, maka barisan tersebut merupakan barisan aritmetika.

b) Dari barisan 40, 35, 30, 25, … diperoleh

U2 – U1 = 35 – 40 = –5

U3 – U2 = 30 – 35 = –5

Karena barisan tersebut mempunyai beda yang tetap, maka barisan tersebut merupakan barisan aritmetika.

c) Dari barisan π‘₯, π‘₯ + 3, π‘₯ + 6, π‘₯ + 9, … diperoleh

U2 – U1 = π‘₯ + 3 – π‘₯ = 3

U3 – U2 = π‘₯ + 6 – π‘₯ + 3 = 3

Karena barisan tersebut mempunyai beda yang tetap, maka barisan tersebut merupakan barisan aritmetika.

Soal No. 7

Diketahui barisan aritmetika 1, 7, 13, 19, …

a. Tentukan suku ke-10 dan rumus suku ke-n barisan tersebut

b. Suku keberapakah yang nilainya sama dengan 115

Jawaban :

a) Dari barisan aritmetika 1, 7, 13, 19, …. diperoleh

π‘Ž = 1

𝑏 = 7 – 1 = 6

U𝑛 = π‘Ž + (𝑛 – 1)𝑏

U10 = 1 + (10-1) 6

= 1 + (9 . 6)

= 55

U𝑛 = π‘Ž + (𝑛 – 1)𝑏

= 1 + (𝑛 – 1 ) 6

= 1 + 6𝑛 – 6

= 6𝑛 – 5

b) Misalnya 115 merupakan suku ke-𝑛 barisan tersebut maka berlaku

U𝑛 = 115

⇔ 6𝑛 – 5 =115

⇔ 6𝑛 = 120

⇔ 𝑛 = 20

Jadi, dalam barisan tersebut 115 adalah suku ke-20

Soal No. 8

Pada suatu barisan aritmetika diketahui bahwa suku ke-4 adalah 18 dan suku ke-10 adalah 48.

a. Tentukan suku pertama dan beda dari barisan tersebut !

b. Tentukan rumus suku ke-𝑛 barisan tersebut !

Jawaban :

a) Dengan menggunakan rumus suku ke-𝑛, U𝑛 = π‘Ž + (𝑛 – 1)𝑏 diperoleh

U4 = 18 β‡’ π‘Ž + 3𝑏 = 18 ….. (persamaan 1)

U10 = 48 β‡’ π‘Ž + 9𝑏 = 48 …..(persamaan 2)

Eliminasi persamaan 1 dan 2 maka diperoleh :

soal deret aritmetika no 3

subtitusikan 𝑏 = 5 ke (persamaan 1), maka diperoleh :

π‘Ž + 3𝑏 = 18

π‘Ž + 3(5) = 18

π‘Ž + 15 = 18

π‘Ž = 3

Jadi barisan tersebut mempunyai suku pertama π‘Ž = 3 dan beda 𝑏 = 5.

b) Berdasarkan hasil (a) diperoleh

U𝑛 = π‘Ž + (𝑛 – 1)𝑏

= 3 + (𝑛 – 1)5

= 3 + 5𝑛 – 5

= 5𝑛 – 2

Soal No. 9

Tentukan suku tengah dari barisan aritmetika 5, 8, 11, 14, … , 77.

Jawaban :

Barisan aritmetika tersebut mempunyai suku pertama a = 5 dan beda b = 3.

Untuk mengetahui suku tengah, terlebih dahulu tentukan banyaknya suku barisan tersebut.

U𝑛 = 77

π‘Ž + (𝑛 – 1) 𝑏 = 77

5 + (𝑛 – 1) 3 = 77

5 + 3𝑛 – 3 = 77

3𝑛 – 2 = 77

3𝑛 = 75

𝑛 = 25

Dengan demikian suku tengah barisan tersebut adalah suku ke-Β½ (25 + 1) = 13

Jadi nilai suku tengah barisan tersebut adalah :

U𝑑 = U13

U𝑑 = π‘Ž + (13 – 1) 𝑏

= 5 + (13 – 1) 3

= 5 + 36

= 41

Soal No. 10

Jika 13, π‘₯, 25, 𝑦, … merupakan barisan aritmetika, tentukan nilai π‘₯ dan 𝑦 adalah. . . .

Jawaban :

Dengan memperhatikan barisan aritmetika 13, π‘₯, 25 dan dengan menggunakan rumus suku tengah barisan aritmetika, maka diperoleh :

π‘₯ = 13+25/2 = 19

Dengan memperhatikan barisan aritmetika π‘₯, 25, 𝑦 dan dengan menggunakan rumus suku tengah barisan aritmetika, maka diperoleh :

25 = π‘₯+𝑦/2 , dengan mensubtitusikan π‘₯ = 19, maka

50 = 19 + 𝑦

𝑦 = 31

Baca Juga : Soal Dimensi Tiga

11 – 20 Soal Barisan dan Deret Aritmatika dan Jawaban

Soal No. 11

Diketahui barisan aritmetika 3, 19, 35, … dan antara tiap dua suku yang berurutan disisipkan 3 buah bilangan sehingga terbentuk barisan aritmetika baru

a. Tentukan beda barisan aritmetika baru!

b. Tentukan suku ke-10 dari barisan aritmetika baru!

Jawaban :

a) Dari barisan aritmetika 3, 19, 35, … diperoleh suku pertama π‘Ž = 3 dan beda 𝑏 = 19 – 3 = 16

Dengan menggunakan rumus sisipan untuk π‘˜ = 3, maka diperoleh

𝑏’ = 𝑏/π‘˜+1

𝑏’ = 16/3+1

𝑏’ = 4

Jadi, beda barisan aritmetika baru adalah 4.

b) Suku ke-10 barisan aritmetika yang baru ditentukan dengan rumus

U10 = π‘Ž + (10 – 1) 𝑏’

= 3 + (9) . 4

= 39

Jadi, suku ke-10 barisan aritmetika baru adalah 39

Soal No. 12

Hitunglah nilai dari deret aritmetika 1 + 3 + 5 + … + 153

Jawaban :

Dari deret di atas diperoleh suku pertama π‘Ž = 1 dan beda 𝑏 = 3 – 1 = 2, dan suku ke-𝑛 adalah U𝑛 = 153. Banyaknya suku deret tersebut dicari dengan cara sebagai berikut :

U𝑛 = 153

π‘Ž + (𝑛 – 1) 𝑏 = 153

1 + (𝑛 – 1) 2 = 153

1 + 2𝑛 – 2 = 153

2𝑛 – 1 = 153

2𝑛 = 154

𝑛 = 77

Jumlah 77 suku pertamanya adalah

S𝑛 = 𝑛/2 (π‘Ž + U𝑛)

S77 = 𝑛/2 (1 + 153)

= 77/2 (1 + 153)

= 77 . 77

= 5929

Jadi jumlah deret tersebut adalah 5929

Soal No. 13

Tentukan nilai :

soal barisan dan deret aritmetika no 8

A. 882

B. 1030

C. 1040

D. 1957

E. 2060

Jawaban : B

Pembahasan : 

soal barisan dan deret aritmetika no 8

(5 . 2 – 6) + (5 . 3 – 6) + (5 . 4 – 6) + … + (5 . 21 -6)

= 4 + 9 + 14 + … + 99

π‘Ž = 4

𝑏 = 9 – 4 = 14 – 9 = 5

𝑛 = 𝑛(akhir) – (𝑛(awal) – 1)

𝑛 = 21 – (2 – 1) = 20

S𝑛 = 𝑛/2 (π‘Ž + U𝑛)

S𝑛 = 𝑛/2 (2π‘Ž + (𝑛 – 1) 𝑏)

S𝑛 = 20/2 (2 . 4 + (20 – 1) 5)

S𝑛 = 10 (8 +95)

S𝑛 = 10 . 103 = 1030

Soal No. 14

Diketahui :

soal barisan dan deret aritmetika no 9

maka tentukan nilai

A. 21

B. 28

C. 30

D. 42

E. 112

Jawaban : A

Pembahasan : 

Soal Barisan dan Deret no 3

Soal No. 15

Suku keempat dan suku ketujuh barisan aritmetika berturut-turut adalah 17 dan 29. Suku ke-25 barisan tersebut adalah….

A. 97

B. 101

C. 105   

D.109   

E. 113

Jawaban : B

Pembahasan : 

U4 = 17 = π‘Ž + (𝑛 – 1) 𝑏 = π‘Ž + 3𝑏 … (Persamaan 1)

U7 = 29 = π‘Ž + (𝑛 – 1) 𝑏 = π‘Ž + 6𝑏 … (Persamaan 2)

Dari (persamaan 1 dan 2)

π‘Ž + 3𝑏 = 17

π‘Ž + 6𝑏 = 29


dieliminasi

-3𝑏 = -12

𝑏 = 4

Substitusikan 𝑏 = 4 ke (persamaan 1)

π‘Ž + 3𝑏 = 17

π‘Ž = 17 – 3𝑏

π‘Ž = 17 – 3 . (4)

π‘Ž = 5

U25 = π‘Ž + (25 – 1) 𝑏

U25 = 5 + (24) . 4

U25 = 101

Soal No. 16

Suatu deret aritmetika, diketahui jumlah 5 suku yang pertama = 35 dan jumlah 4 suku yang pertama = 24, suku yang ke 15 = ….

A. 11

B. 25

C. 31       

D. 33       

E. 59

Jawaban : C

Pembahasan : 

soal notasi sigma no 5

Soal No. 17

Dari suatu barisan aritmetika, suku ketiga adalah 36, jumlah suku kelima dan ketujuh adalah 144. Jumlah 10 suku pertama deret tersebut adalah…

A. 840

B. 660

C. 640

D. 630

E. 315

Jawaban : B

Pembahasan :

soal notasi sigma no 6

Soal No. 18

Jumlah n suku pertama dari sebuah deret aritmetika adalah 1𝑛 (3𝑛 – 1). Beda dari barisan aritmetika itu 2 adalah….

A. -3

B. -2

C. 3

D. 2

E. 4

Jawaban : B

Pembahasan : 

Jumlah n suku pertama :

S𝑛 = Β½ 𝑛 (3𝑛 – 1)

S1 = Β½ 1 (3 – 1) = 1

S2 = Β½ 2 (6 – 1) = 5

Beda = U𝑛 – U𝑛-1 = U2 – U1

U1 = S1 = 1

U𝑛 = S𝑛 – S𝑛-1

U2 = S2 – S1 = 5 – 1 = 4

Beda = U2 – U1 = 4 – 1 = 3

Soal No. 19

Suatu keluarga mempunyai 6 anak yang usianya pada saat ini membentuk barisan aritmetika. Jika usia anak ke-3 adalah 7 tahun dan usia anak ke-5 adalah 12 tahun, maka jumlah usia enam anak tersebut adalah ……..

A . 48,5 tahun 

B . 49,0 tahun

C . 49,5 tahun

D . 50,0 tahun

E . 50,5 tahun

Jawaban : C

Pembahasan :

U3 = π‘Ž + (𝑛 – 1) 𝑏 = π‘Ž + 2𝑏 = 7 … (Persamaan 1)

U5 = π‘Ž + (𝑛 – 1) 𝑏 = π‘Ž + 4𝑏 = 12 … (Persamaan 2)

Dari (Persamaan 1 dan 2)

π‘Ž + 2𝑏 = 7

π‘Ž + 4𝑏 = 12


dieliminasi

-2𝑏 = -5

𝑏 = 5/2

Substitusikan dari 𝑏 = 5/2 ke (persamaan 1)

π‘Ž + 2𝑏 = 7

π‘Ž = 7 – 2𝑏

π‘Ž = 7 – 2 . (5/2)

π‘Ž = 2

S𝑛 = 𝑛/2 (2π‘Ž + (𝑛 – 1) 𝑏)

Maka jumlah usia enam anak tersebut adalah :

S6 = 6/2 (2 . 2 + (6 – 1) 5/2)

S6 = 3 (4 + 25/2)

S6 = 3 (33/2) = 99/2

S6 = 49 Β½ tahun

Soal No. 20

Antara dua suku yang berurutan pada barisan 3, 18, 33,… disisipkan 4 buah bilangan sehingga terbentuk barisan aritmetika yang baru. Jumlah 7 suku pertama dari barisan yang berbentuk adalah…

A. 78

B. 81

C. 84

D. 87

E. 91

Jawaban : C

Pembahasan : 

Dari barisan 3, 18, 33, ….

Diketahui :

π‘Ž = 3

𝑏 = 15

π‘˜ = 4

beda barisan yang baru :

𝑏 = 𝑏/π‘˜ + 1

𝑏 = 15/4 + 1

𝑏 = 3

Jumlah 7 suku pertama barisan yang terbentuk :

S𝑛 = {𝑛’/2 (2π‘Ž +(𝑛’ – 1) 𝑏’ }

S7 = 7/2 {2. 3 + (7 – 1) . 3}

S7 = 7/2 (6 + 18) = 84

Baca Juga : Soal Program Linear

21 – 30 Contoh Soal Barisan dan Deret Aritmatika

Soal No. 21

Banyak bilangan antara 450 dan 1001 yang habis dibagi 8 adalah…

A. 67

B. 68

C. 69

D. 182

E. 183 

Jawaban : C

Pembahasan : 

bilangan antara 450 dan 1001 yang habis dibagi 8

456, 464, 472, …, 1000

ditanya banyak bilangan (𝑛) = ?

Jawaban :

U𝑛 = π‘Ž + (𝑛 – 1) 𝑏

U𝑛 = 1000

π‘Ž = 456

𝑏 = 464 – 456 = 472 – 464 = 8

Sehingga,

1000 = 456 + (𝑛 – 1) . 8

= 456 + 8 . 𝑛 – 8

= 448 + 8𝑛

8𝑛 = 1000 – 448

8𝑛 = 552

𝑛 = 552/8 = 69

Soal No. 22

Jumlah bilangan diantara 5 dan 100 yang habis dibagi 7 tetapi tidak habis dibagi 4 adalah…

A. 168

B. 567

C. 651

D. 667

E. 735 

Jawaban : B

Pembahasan :

Bilangan diantara 5 dan 100 yang habis dibagi 7

7, 14, 21, …, 98

π‘Ž = 7; 𝑏 = 7

U𝑛 = π‘Ž + (𝑛 – 1) . b

98 = 7 + (𝑛 – 1) . 7

98 = 7+ 7𝑛 – 7

98 = 7𝑛

𝑛 = 98/7 = 14

S𝑛 = 𝑛/2 (2π‘Ž + (𝑛 – 1) . b)

S14 = 14/2 (2 . 7 + 13 . 7)

S14 = 7 (105) = 735

Bilangan diantara 5 dan 100 yang habis dibagi 7 dan juga habis dibagi 4 :

28, 56, 84

Karena jumlah 𝑛 sedikit kita langsung jumlah saja

S3 = 28 +56 + 84 = 168

Kalau dengan rumus seperti berikut :

π‘Ž = 28; 𝑏 = 28; 𝑛 = ?

U𝑛 = π‘Ž + (𝑛 – 1) . 𝑏

84 = 28 + (𝑛 – 1) . 28

84 = 28 + 28𝑛 – 28

84 = 28𝑛

𝑛 = 84/28 = 3

S𝑛 = 𝑛/2 (2π‘Ž +(𝑛 – 1) 𝑏

S3 = 3/2 (2 . 28 + 2 . 28)

S3 = 3/2 (112) = 168

Jumlah bilangan diantara 5 dan 100 yang habis dibagi 7 tetapi tidak habis dibagi 4 adalah :

hasil (1) – hasil (2) = 735 – 168 = 567

Soal No. 23

Dari suatu barisan geometri diketahui suku ke 2 adalah 34 dan suku ke 5 adalah 36. Suku ke 6 barisan tersebut adalah….

A. 108

B.120

C.128

D. 240

E. 256

Jawaban : A

Pembahasan :

U𝑛 = π‘Žπ‘Ÿπ‘› – 1

U2 = π‘Žπ‘Ÿ = 4/3

U5 = π‘Žπ‘Ÿ4 = 36

U5/Uβ‚‚ = π‘Žπ‘Ÿβ΄/π‘Žπ‘Ÿ = 36/4/3

π‘Ÿ3 =36 . 3/4 = 27

π‘Ÿ = 3√27 = 3

π‘Žπ‘Ÿ = 4/3 = π‘Ž =4/3/3 = 4/9

U6 = π‘Žπ‘Ÿ5 = 4/9 . 35

U6 = 4/9 . 243 = 108

Soal No. 24

Dari suatu deret geometri yang rasionya 2 diketahui jumlah 10 buah suku pertama sama dengan 3069. Hasil kali suku ke 4 dan ke 6 dari deret tersebut=….

A. 3069

B. 2304

C. 4236

D. 4476

E. 5675

Jawaban : B

Pembahasan :

π‘Ÿ = 2

S𝑛 = π‘Ž + (π‘ŸβΏ – 1)/π‘Ÿ – 1 karena π‘Ÿ > 1

S10 = π‘Ž + (2¹⁰ – 1)/2 – 1 = 3069

β‡’ π‘Ž . 1023 / 1 = 3069

β‡’ π‘Ž = 3069/1023 = 3

U4 = π‘Žπ‘Ÿ3 = 3 . 23

U4 = 3 . 8 = 24

U6 = π‘Žπ‘Ÿ5 = 3 . 25

U6 = 3 . 32 = 96

U4 . U6 = 24 . 96 = 2304

Soal No. 25

Sebuah mobil dibeli dengan harga Rp.80.000.000,- Setiap tahun nilai jualnya menjadi ΒΎ dari harga sebelumnya. Berapa nilai jual setelah 3 tahun . . .

A. Rp. 20.000.000,- 

B. Rp. 25.312.000,-

C. Rp. 33.750.000,-

D. Rp. 35.000.000,-

E. Rp. 45.000.000,-

Jawaban : E

Pembahasan :

Diketahui harga awal = π‘Ž = 80.000.000

r = ΒΎ

Nilai jual setelah 3 tahun = suku ke 3 = U3

U3 = π‘Žπ‘Ÿπ‘› – 1 = 80.000.000 (3/4)2

U3 = 80.000.000 . 9/16

U3 = 45.000.000

Soal No. 26

Tentukan rumus suku ke-n dari barisan aritmatika 8, 12, 16, 20 adalah. . .

Jawaban :

Pembahasan :

Diketahui:

Suku pertama (π‘Ž) = 8

Beda (𝑏) = U2 β€“ U1 = 12 – 8 = 4

Ditanya:

Rumus suku ke-𝑛 (U𝑛)?

Maka :

U𝑛 = π‘Ž + (𝑛 – 1) . 𝑏

U𝑛 = 8 + (𝑛 – 1) . 4

U𝑛 = 8 + 4𝑛 – 4

U𝑛 = 4 + 4𝑛

Jadi, rumus suku ke-𝑛 dari barisan tersebut adalah U𝑛 = 4 + 4𝑛

Soal No. 27

Carilah suku ke-19 pada barisan 49, 42, 35, …

Jawaban :

Pembahasan :

Diketahui :

Suku pertama (π‘Ž) = 49

Beda (𝑏) = U2 – U1 = 42 – 49 = -7

Ditanya : Suku ke-19 (U19) ?

Maka :

U𝑛 = π‘Ž + (𝑛 – 1) . 𝑏

U19 = 49 + (19 – 1) . (-7)

U19 = 49 + (18) . (-7)

U19 = 49 + (-126)

U19 = -77

Jadi, suku ke-19 dari barisan tersebut adalah -77

Soal No. 28

Suku ke-3 suatu barisan aritmatika adalah 11, sedangkan suku ke-10 adalah 39. Tentukan suku pertama dan beda dari barisan tersebut adalah. . .

Jawaban :

Pembahasan :

Diketahui: 

U3 = 11

U10 = 39

Ditanya:

Suku pertama (π‘Ž)…?

Beda (𝑏)…?

Maka : 

soal deret aritmatika no-23

Soal No. 29

Diketahui barisan aritmatika 3,5,7,9,….,95. Banyak suku pada barisan tersebut adalah ganjil. Carilah suku tengahnya. . .

Jawaban :

Pembahasan :

Diketahui:

suku pertama (π‘Ž) = 3, beda (𝑏) = 2, dan suku terakhir (U2π‘˜-1 )= 95

Ditanya: Uπ‘˜β€¦?

Maka :

Uπ‘˜ = Β½ (U1 + U2π‘˜-1)

Uπ‘˜ = Β½ (3 + 95)

Uπ‘˜ = Β½ (98)

Uπ‘˜ = 49

Jadi, Suku tengahnya adalah 49

Soal No. 30

Diketahui suku tengah suatu barisan aritmatika sama dengan 20, suku terakhirnya sama dengan 38, dan suku keempatnya sama dengan 11. Hitunglah suku pertama dan beda pada barisan aritmatika tersebut.

Jawaban :

Pembahasan :

Diketahui:

suku tengah (Uπ‘˜) = 20, suku terakhir (U2π‘˜-1)= 38, dan U4 = 11

Ditanya: π‘˜β€¦?

Maka : 

Uπ‘˜ = Β½ (U1 + U2π‘˜-1)

20 = Β½ (U1 + 38)

40 = U1 + 38

U1 = 40 – 38 = 2

Suku keempat sama dengan 16, sehingga :

U4 = π‘Ž + 3𝑏 = 11

2 + 3𝑏 = 11

3𝑏 = 11 – 2

3𝑏 = 9

𝑏 = 3

Jadi, Suku pertama = 2 dan beda = 3

31 – 40 Soal Barisan dan Deret Aritmatika beserta Jawaban

Soal No. 31

Di antara bilangan 2 dan 28 disisipkan 5 buah bilangan sehingga bilangan-bilangan semula dengan bilangan-bilangan yang disisipkan membentuk barisan aritmatika. Carilah beda dari barisan aritmatika yang terbentuk.

Jawaban :

Pembahasan :

Diketahui:

π‘₯ = 4, 𝑦 = 28 dan π‘˜ = 5

Ditanya: 𝑏 …?

Maka : 

𝑏 = 𝑦 – π‘₯/π‘˜ + 1

𝑏 = 28-4/5+1

𝑏 = 24/6 = 4

Jadi, beda barisan aritmetika yang terbentuk adalah 4

Soal No. 32

Hitunglah jumlah 20 suku pertama pada deret   4 + 5 + 6 + 7 =. . .

Jawaban :

Pembahasan :

Diketahui:

Suku pertama (π‘Ž) = 4

Beda (𝑏) = U2 β€“ U1 = 5 – 4 = 1

Ditanya: Jumlah 20 suku pertama (S20 )….?

Maka : 

S𝑛 = 𝑛/2 (2π‘Ž +(𝑛 – 1) 𝑏)

S20 = 20/2 (2 . 4 +(20 – 1) 1)

S20 = 10 (8 +(19) 1)

S20 = 10 (27)

S20 = 270

Soal No. 33

Tentukan jumlah semua bilangan yang habis dibagi 2 dan 5 antara 50 sampai 100 . . .

Jawaban :

Pembahasan :

Diketahui:

Bilangan antara 50 sampai 100 yang habis dibagi 2 dan 5 adalah 60, 70, 80, 90 yaitu merupakan barisan aritmatika dengan π‘Ž = 60, 𝑏 = 10 dan 𝑛 =4

Ditanya: Jumlah 4 suku pertama (S4)….?

Maka :

S𝑛 = 𝑛/2 (π‘Ž + U𝑛)

S4 = 4/2 (60 + U𝑛)

S4 = 2 (60 + 90)

S4 = 2(150)

S4 = 300

Soal No. 34

Hitunglah banyak bilangan asli antara 1 sampai 100 yang habis dibagi 6. . .

Jawaban :

Pembahasan :

Bilangan asli antara 1 sampai 100 yang habis dibagi 6 , yaitu: 6,12,18,…,…,96

Dari barisan tersebut kita peroleh π‘Ž = 6, 𝑏 = 6 dan U𝑛 = 96

U𝑛 = π‘Ž + (𝑛 – 1) 𝑏

96 = 6 + (𝑛 – 1) 6

96 = 6 + 6𝑛 – 6

96 = 6𝑛

𝑛 = 16

Jadi, banyak bilangan asli antara 1 sampai 100 yang habis dibagi 6, yaitu 16

Soal No. 35

Tentukan beda dan rumus suku ke-n dari setiap barisan aritmatika berikut ini.

a. -5, -8, -11, ….

b. 4, 9, 14, ….

Jawaban :

Pembahasan :

a) -5, -8, 11, ….

π‘Ž = -5

𝑏 = U1 – U2 = -8 – (-5) = -3

U𝑛 = π‘Ž + (𝑛 – 1) 𝑏

U𝑛 = -5 + (𝑛 – 1) (-3)

U𝑛 = -5 – 3𝑛 + 3

U𝑛 = -2 – 3𝑛

b) 4, 9, 14, ….

π‘Ž = 4

𝑏 = U1 – U2 = 9 – 4 = -5

U𝑛 = π‘Ž + (𝑛 – 1) 𝑏

U𝑛 = 4 + (𝑛 – 1) 5

U𝑛 = 4 + 5𝑛 – 5

U𝑛 = 5𝑛 – 1

Soal No. 36

Diketahui barisan aritmatika 3, 7, 11, 15, … , 203

a. Tentukan suku tengah barisan tersebut.

b. Suku ke berapakah suku tengah tersebut?

c. Berapakah banyak suku barisan itu?

Jawaban :

Pembahasan :

soal deret aritmatika no-31

Soal No. 37

Diantara bilangan 4 dan 229 disisipkan 74 bilangan sehingga terbentuk barisan aritmatika.

a. Tentukan beda dan banyaknya suku barisan aritmatika yang terbentuk

b. Tuliskan suku-suku yang mewakili barisan tersebut!

Jawaban :

Pembahasan :

soal deret aritmatika no-32

Soal No. 38

Tentukan beda dan rumus suku ke-n dari setiap barisan berikut:

a) 2,5,8,….

b) 3,5,7,9,….

Jawaban : 

Pembahasan :

Menentukan beda dan rumus suku ke-n dari barisan bilangan

soal deret aritmatika no-33

Soal No. 39

Suku ketiga dari suatu barisan aritmetika sama dengan 9, sedangkan suku ke-8 sama dengan 4.

a) Carilah suku pertama dan beda barisan aritmetika ini

b) Carilah suku ke-15

Jawaban :

Pembahasan :

Diketahui :

U3 = 9 dan U8 = 4

a) Untuk mencari suku pertama dan beda barisan tersebut, maka kita ubah U3 = 9 dan U8 = 4 ke dalam persamaan berikut:

soal deret aritmatika no-34

b) Suku ke-15 (U15) dari barisan berikut adalah :

soal deret aritmatika no-34-1

Soal No. 40

Ditentukan barisan aritmetika 147, 143, 139, 135, …. Carilah suku negatif yang pertama

Jawaban :

Pembahasan :

Diketahui:

a = 147

b = U2 – U1 = 143 – 147 = -4

Ditanya: suku negatif pertama ?

soal deret aritmatika no-35

41 – 50 Contoh Soal Barisan dan deret Aritmatika

Soal No. 41

Tentukan banyaknya bilangan yang harus disisipkan diantara bilangan 5 dan 325 agar terbentuk barisan aritmatika dengan beda 8 !

Jawaban :

Pembahasan :

Diketahui:

x = 5, y = 325, dan b = 8

Ditanya: banyak bilangan yang harus disisipkan (k)…?

soal deret aritmatika no-36

Soal No. 42

Diketahui suku tengah suatu barisan aritmatika sama dengan 19, suku terakhirnya sama dengan 34, dan suku kelimanya sama dengan 16

a. Hitunglah suku pertama dan beda dari barisan tersebut

b. Tuliskan suku-suku barisan tersebut

Jawaban :

Pembahasan :

soal deret aritmatika no-37

Soal No. 43

Diketahui barisan aritmetika, jumlah suku kedua dan keempat adalah 24 dan jumlah suku ketiga dan kelima adalah 32. Jumlah sembilan suku pertama dari barisan tersebut adalah… 

Jawaban :

Pembahasan :

Diketahui:

U2 + U4= 24

U3 + U5= 32

Ditanya: S9 ….?

Jawab:

Langkah awal, ubah persamaan yang diketahui menjadi persamaan berikut:

soal deret aritmatika no-38-1

Kemudian, eliminasi kedua persaman di atas

soal deret aritmatika no-38-2

Setelah itu, substitusi b = 14 ke salah satu persamaan

soal deret aritmatika no-38-3

Setelah memperoleh nilai a dan b maka kita dapat menentukan S9

soal deret aritmatika no-38-4

Jadi, jumlah sembilan suku pertama (S9) dari barisan tersebut adalah 90

Soal No. 44

Tentukan semua jumlah bilangan asli antara 1 dan 200 yang habis dibagi 3 dan 5.

Jawaban :

Pembahasan :

Bilangan asli antara 1 sampai 200 yang habis dibagi 3 dan 5 yaitu:

15, 30, 45, …., …, 195

soal deret aritmatika no-39

Soal No. 45

Suke ke-5 suatu deret aritmatika sama dengan 40 dan suku ke-8 deret itu sama dengan 25.

a) Tentukan suku pertama dan beda deret aritmatika tersebut.

b) Hitunglah jumlah sepuluh suku pertama dari deret aritmetika tersebut.

Jawaban :

Pembahasan :

U5 = 40, dan U8 = 25

soal deret aritmatika no-40

Soal No. 46

Tentukan suku ke- 8 dan Un dari n baris Aritmetika 5,7,9,11,13,… !

Jawaban :

Pembahasan :

soal barisan dan deret nomor 41

Soal No. 47

Di Perusahaan X, gaji Daffa Rp. 2.000.000/bulan pada tahun pertanma. Setiap tahun berikutnya gaji Daffa bertambah Rp. 200.000,00. Hitunglah Gaji sebulan Daffa jika ia telah bekerja selama 8 tahun di perusahaan X.

Jawaban :

Pembahasan :

Jumlah gaji Daffa yang di peroleh yaitu :

soal barisan dan deret nomor 42

Sehingga suku pertama (a) = 2. 000.000,00

Beda (b) = 200. 000

Banyak Suku (n) = 8

Un = a + (n – 1) b

U8 = 2. 000. 000 + (7)200.000

U8 = 2. 000. 000 + 1. 400. 000 = 3. 400. 000

Soal No. 48

Diantara barisan berikut ini, manakah yang merupakan barisan aritmatika, barisan geometri dan barisan aritmatika bertingkat ? Berikan alasannya !

a. 2,4,6,8,10,…

b. 1, 4, 9, 16, 25,…

c. 27, 9, 3, 1,….

Jawaban :

Pembahasan :

a. 2,4,6,8,10,…

Barisan ini adalah barisana aritmatika, karena barisan tersebut memiliki beda antara tiap dua suku yang berurutan sama besar atau konstan yaitu :

4 – 2 = 6 – 4 = 8 – 6 = 10 – 8 = 2

b. 1, 4, 9, 16, 25,…

Barisan ini adalah barisan aritmatika bertingkat, karena nilai beda tetapnya tidak langsung ditemukan ditingkat pertama, sehingga harus mencari beda yang bernilai tetap di tingkat – tingkat berikutnya

soal deret dan barisan no 43

c. 27, 9, 3, 1,…

Barisan ini ialah barisan geometri karena, barisan tersebut memiliki rasio antara tiap dua suku yang berurutan sama atau tetap.

soal barisan dan deret nomor 43

Soal No. 49

Pada malam pertunjukkan dalam rangka membantu korba bencana alam, ruangan tempat duduk untuk para penonton dibagi atas beberapa baris. Masing – masing baris terdiri sdari 200 tempat duduk. Harga karcis baris terdepan Rp. 150.000 per orang dan harga karcis paling belakang seharga Rp. 50. 000 per orang. Selisih harga karcis untuk tiap baris itu sama. Jika semua karcis habis terjual maka panitia berharap akan diperoleh uang sebesar Rp. 120. 000. 000. Berapakah harga karcis per orang pada baris ke-2 dari belakang ?

Jawaban :

Perolehan uang dari karcis paling depan sebagai suku pertama (a) dan perolehan uang dari karcis kelompok paling belakang sebagai suku terakhir (Un).

soal deret dan barisan no 44

ruangan tempat duduk dibagi 6 kelompok, maka harga karcis sebelum kelompok paling belakang adalah merupakan suku ke lima (U5).

Soal Deret Geometri Tak Hingga no 45

Jadi harga karcis per orang pada baris ke-2 dari belakang adalah Rp. 70. 000.

Soal No. 50

Seutas tali dipotong menjadi 6 ruas dan panjang masing – masing potongan itu membentuk barisan geometri. Potongan tali yang paling pendek sama dengan 3 cm dan potongan tali yang paling panjang sama dengan 96 cm. hitunglah panjang keseluruhan tali tersebut.

Jawaban :

Pembahasan :

Soal Deret Geometri Tak Hingga no 45-1

Sudah selesai membaca dan berlatih soal ini ? Ayo lihat dulu Soal Matematika lainnya

Gambar Gravatar
Semua manusia itu pintar.. Namun yang membedakannya proses kecepatan belajar. pada suatu saat ada peserta didik yang belajar dalam 1-3 pertemuan. ada juga yang membutuhkan 3 pertemuan lebih untuk dapat memahami materi... Dengan kata lain, Belajar tergantung kondisi dan keadaan seseorang untuk memahami materi. baik itu cuaca, suasana, perasaan dan lingkungan yang mempengaruhi. Maka temukanlah kondisi terbaik dirimu untuk belajar. Jika kamu tidak mengerti materi yang diajarkan gurumu hanya saja kamu belum menemukan kondisi terbaik untuk belajar. Karena tidak ada manusia yang bodoh hanya saja malas atau tidak fokus.

1 komentar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *