20+ Contoh Soal Hukum Dasar Kimia dan Jawaban [+Pembahasan]

Diposting pada

Contoh Soal Hukum Dasar Kimia dan Jawaban Kelas 10 SMA – Ilmu kimia merupakan bagian ilmu pengetahuan alam yang mempelajari materi yang meliputi susunan, sifat, dan parubahan materi serta energi yang menyertai perubahan materi. Penelitian yang cermat terhadap pereaksi dan hasil reaksi telah melahirkan hukum-hukum dasar kimia yang menunjukkan hubungan kuantitatif atau yang disebut stoikiometri.

Soal Hukum dasar kimia

Ada 4 macam hukum dasar kimia yaitu :

Berikut ini soalkimia.com telah merangkum contoh soal Hukum Dasar Kimia dan Penyelesaiannya dari berbagai penerbit buku yang berjumlah 20 butir untuk siswa pelajari sehingga paham konsep dasar hukum hukum dasar kimia.

1 – 10 Soal Hukum Dasar Kimia dan Jawaban

1. Sejumlah logam besi dipijarkan dengan 3,2 gram belerang menghasilkan 8,8 gram senyawa besi(II) sulfida. Berapa gram logam besi yang telah bereaksi?

Pembahasan :

Reaksinya:

soal hukum dasar kimia no 1 dan jawaban

Menurut hukum kekekalan massa:

Massa sebelum bereaksi = Massa sesudah bereaksi

(x + 3,2) gr = 8,8 gr

x = (8,8-3,2) gr = 5,6 gram

Maka massa logam besi adalah 5,6 gram

2. Sebanyak 18 gram glukosa dibakar dengan oksigen menghasilkan 26,4 gram gas karbon dioksida dan 10,8 gram uap air. Berapa gram oksigen yang telah bereaksi pada pembakaran tersebut?

Pembahasan :

Persamaan reaksinya:

soal hukum dasar kimia kelas dan jawaban

18 gram x gr 26,4 gr 10,8 gr

Menurut hukum kekekalan massa:

Massa sebelum bereaksi = Massa sesudah bereaksi

(18 + x)gr = (26,4+10,8) gr

(18 + x)gr = 37,2 gr

x = (37,2-18) gr = 19,2 gram

Maka massa gas oksigen adalah 19,2 gram

3. Serbuk magnesium yang massanya 3 gram tepat habis bereaksi dengan sejumlah serbuk belerang menghasilkan senyawa magnesium sulfida yang massanya 7 gram. Tentukan massa serbuk belerang yang telah bereaksi!

Pembahasan :

Persamaan reaksinya:

Mg(s) + S(s) → MgS(s)

3 gr x gr 4 gr

Menurut hukum kekekalan massa:

Massa sebelum bereaksi = Massa sesudah bereaksi

(3 + x)gr = 4 gr

x = (4-3) gr = 1 gram

Maka massa serbuk belerang adalah 1 gram

4. Kristal iodin yang massanya 10 gram direaksikan dengan 10 gram gas hidrogen. Setelah bereaksi, ternyata didapatkan 2,5 gram gas hidrogen iodida. Tentukan massa zat yang tidak bereaksi!

Pembahasan :

soal hukum dasar kimia no 4 dan jawaban

massa zat sebelum reaksi = massa zat setelah reaksi

10 +10 = 2,5 + x (sisa)

20 – 2,5 = x

x = 17,5

Jadi massa zat yang tidak bereaksi adalah 17,5 gram

5. Di dalam senyawa CaS, perbandingan massa Ca : S = 5 : 4. Jika 10 gram kalsium direaksikan dengan 9 gram serbuk belerang, maka massa CaS yang dihasilkan sebanyak?

Pembahasan :

soal hukum dasar kimia no 5 dan jawaban

Perbandingan massa Ca : massa S = 5 : 4

Massa Ca 10 gr dan massa S 9 gr tidak sesuai dengan perbandingan 5 : 4

Massa S akan berlebih, massa S yang bereaksi bisa dicari sebagai berikut:

berdasarkan hukum kekekalan massa:

massa sebelum reaksi = massa sesudah reaksi

massa CaS =massa Ca + Massa S

massa CaS = (10 + 8 gr) = 18 gram

Artikel Terkait : 50+ Contoh Soal dan Pembahasan Ikatan Kimia

6. Jika di dalam senyawa FeS perbandingan massa Fe : S = 7 : 4, maka untuk menghasilkan 4,4 gram senyawa FeS diperlukan Fe dan S berturut-turut sebanyak!

Pembahasan :

soal hukum dasar kimia no 6 dan jawaban

Fe : S = 7 : 4

massa FeS = 4,4 gram

Maka :

soal hukum dasar kimia no 6-1 dan jawaban

Jadi, massa Fe dan S berturut-turut adalah 2,8 gram dan 1,6 gram

7. Perbandingan massa unsur magnesium dan oksigen di dalam senyawa magnesium oksida (MgO) adalah 3:2. Jika 6 gram magnesium direaksikan dengan oksigen untuk membentuk senyawa magnesium oksida, berapa gram oksida yang diperlukan dan berapa gram magnesium oksida yang dihasilkan?

Pembahasan :

soal hukum dasar kimia no 7 dan jawaban

8. Bila logam magnesium dibakar dengan gas oksigen akan diperoleh senyawa magnesium oksida. Hasil percobaan tertera pada tabel berikut:

Apakah data pada tabel menunjukkan berlakunya hukum perbandingan tetap (Proust)? Jika berlaku, berapa perbandingan massa magnesium dan oksigen di dalam senyawa magnesium oksida.

Pembahasan :

Ambil data percobaan 1

Massa magnesium yang bereaksi = (45 – 33)gr = 12 gr

Maka perbandingan massa Mg : O = 12 : 8 = 3 : 2

9. Senyawa besi sulfida tersusun dari unsur besi (Fe) dan unsur belerang (S) dengan perbandingan massa Fe : S = 7 : 4. Bila 15 gram besi dan 2 gram belerang dibentuk menjadi senyawa besi sulfida, berapa gram massa besi sulfida yang dapat terjadi?

Pembahasan :

Fe(s) + S(s) → FeS(s)

15 gr 2 gr

Perbandingan massa Fe : massa S = 7 : 4

Massa Fe 15 gr dan massa S 2 gr tidak sesuai dengan perbandingan 7 : 4

Massa Fe akan berlebih, massa Fe yang bereaksi bisa dicari sebagai berikut:

berdasarkan hukum kekekalan massa:

massa sebelum reaksi = massa sesudah reaksi

massa Fe + Massa S = massa FeS

massa FeS = (3,5 + 2 gr) = 5,5 gram

Alternatif Cara Lain :

soal hukum dasar kimia no 8 dan jawaban

10. Dari unsur tertentu, dikenal ada persenyawaan klor, yang berturut-turut mengandung klor sebanyak 53,65%; 49,10%; 43,56%; dan 27,84%. Jelaskan dengan perhitungan, apakah hukum kelipatan perbandingan Dalton berlaku dalam senyawa ini.

Pembahasan :

soal hukum dasar kimia no 10 dan jawaban

11 – 20 Soal Hukum Dasar Kimia dan Jawaban

11. Unsur P dan unsur R dapat membentuk senyawa 3 senyawa. Jika kadar massa P di dalam senyawa I = 20%, pada senyawa II = 25%, dan pada senyawa III = 40%, hitunglah perbandingan!

Pembahasan :

Jika dimisalkan 100% = 100 gram

Terdapat 3 senyawa

soal hukum dasar kimia no 11 dan jawaban

Maka hukum perbandingan berganda berlaku

12. Unsur A dan unsur B dapat membentuk 3 senyawa. Jika kadar massa A di dalam senyawa I = 15%, pada senyawa II = 30%, dan pada senyawa III = 45%; hitunglah perbandingan massa B di dalam ketiga senyawa tersebut untuk massa A tetap.

Pembahasan :

Jika dimisalkan 100% = 100 gram

Terdapat 3 senyawa

  • Senyawa 1 ⇒ A : B = 15 % : (100 – 15)% = 15 : 85 = 3 : 17 = 9 : 51
  • Senyawa 2 ⇒ A : B = 30% : (100 – 30)%  = 30 : 70 = 3 : 7   = 9 : 21
  • Senyawa 3 ⇒ A : B = 45% : (100 – 45)%  = 45 : 55 = 9 : 11 = 9 : 11

jadi perbandingan B untuk A tetap adalah

=  51 : 21 : 11

= 5 : 2 : 1

13. Setiap 2 liter gas nitrogen tepat habis bereaksi dengan 3 liter gas oksigen menghasilkan 1 liter gas oksida nitrogen. Jika volume diukur pada suhu dan tekanan yang sama, tentukan rumus molekul oksida nitrogen tersebut.

Pembahasan :

soal hukum dasar kimia no 13 dan jawaban

Menurut hukum Gay-Lussac : perbandingan volume = perbandingan koefisien, sehingga perbandingan koefisiennya

2 : 3 : 1 masukan koefisiennya ke reaksi

soal hukum dasar kimia no 13-1 dan jawaban

lalu setarakan

Jumlah atom N 4 = x

Jumlah atom O 6 = y

Sehingga rumus molekulnya : N4O6

N2O3 (sesudah disederhanakan dan disesuaikan dengan senyawa yang stabil)

14. Gas hidrogen yang volumenya 10 liter direaksikan dengan gas oksigen yang volumenya 10 liter membentuk uap air dengan persamaan reaksi:

soal hukum dasar kimia no 14 dan jawaban

Bila volume diukur pada suhu dan tekanan yang sama, berapa volume maksimum uap air yang dapat dihasilkan?

Pembahasan :

Jika terdapat dua atau lebih pereaksi yang memiliki volume atau mol yang diketahui , terlebih dulu kita tentukan mana dari pereaksi tersebut yang merupakan pereaksi pembatas atau pereaksi yang habis bereaksi. Caranya kita bandingkan besar volume pereaksi dalam bentuk  koefisien 1

1 Koefisien H₂= 10 liter  H₂ 

1/2 koefisien O₂  = 10 liter O₂ ⇔   1 koefisien O₂  = 20 liter O₂

Karena pada koefisien 1 volume H₂ yang paling kecil maka kita pakai  volume H₂  dan koefisiennya sebagai acuan.

Seperti hukum yang telah tersebut diatas bahwa volume akan berbanding lurus dengan koefisien, maka 

koefisien  H₂ :   koefisien   H₂O = volume  H₂ :   volume   H₂O
1 : 1 = 10 : volume   H₂O

volume   H₂O = 1/1 x 10 liter = 10 liter

15. Berapa liter gas oksigen yang diperlukan untuk membakar 5 liter gas butana (C4H10) agar semua gas butana tersebut habis bereaksi?

Pembahasan :

Reaksi yang terjadi :

soal hukum dasar kimia no 15 dan jawaban.jpg

Setarakan reaksi :

soal hukum dasar kimia no 15-1 dan jawaban.jpg

Menurut hukum Gay-Lussac : perbandingan volume = perbandingan koefisien

Untuk mencari volume gas oksigen diperoleh melalui perbandingan koefisien dengan gas butana.

Koefisien C₄H₁₀  :   koefisien O₂   = volume C₄H₁₀  :   volume  O₂

2 : 13 = 5 :    volume  O₂

maka volume O₂ = 13/2 x 5 liter = 32,5 Liter

Artikel Terkait : 25+ Soal Struktur Atom Pilihan Ganda

16. Campuran gas CH₄ dan C3H8 yang volumenya 10 liter dibakar secara sempurna dengan gas O₂. Jika diukur pada suhu dan tekanan yang sama, ternyata dihasilkan volume gas CO₂ sebanyak 24 liter. Tentukan volume masing-masing gas CH₄ dan gas C3H8 masing-masing

Pembahasan :

Misalkan volume CH₄ = x L, maka volume C3H8 = (10 – x)L

Reaksi pembakaran berlangsung masing-masing

CH₄ + 2O₂ → CO₂ + 2H₂O

(menentukan volume CO₂ melalui perbandingan koefisien)

soal hukum dasar kimia no 16 dan jawaban

17. Pembakaran sempurna gas amonia memerlukan gas oksigen dengan persamaan reaksi:

soal hukum dasar kimia no 17 dan jawaban

Dengan menganggap bahwa kadar oksigen di udara 20%, tentukan volume udara yang diperlukan untuk membakar 4 liter gas amonia.

Pembahasan :

Setarakan reaksi

soal hukum dasar kimia no 17-1 dan jawaban

Menurut hukum Gay-Lussac : perbandingan volume = perbandingan koefisien

Untuk mencari volume gas oksigen diperoleh melalui perbandingan koefisien dengan gas amonia.

V.O₂ = (7/4) x 4

       = 7 liter

V.O₂ = 20% V.udara

7 L    = 20% x V.udara

V.udara = 7/0,2

            = 35 L

18. Pada pembakaran sempurna 160 mL campuran gas metana (CH4) dan propana (C3H8) memerlukan 500 mL gas oksigen. Tentukan persentase volume gas propana dalam campuran!

Pembahasan :

soal hukum dasar kimia no 18 dan jawaban

19. Perbandingan massa carbon terhadap oksigen dalam karbon dioksida adalah 3 : 8. Berapa gram karbon dioksida dapat dihasilkan apabila 6 gram karbon dengan 16 gram oksigen ?

Pembahasan :

Reaksi yang terjadi adalah

C + 2O → CO₂

Maka massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama

C : 2O = 6 : 16

sehingga

C : O = 6 : 8

Oksigen berlebih sehingga karbon habis bereaksi

Massa karbon yang bereaksi (C) = 6 gram

Massa oksigen yang bereaksi (O) = 8/3 x 6 gram = 16 gram

Maka karbon dioksida yang dapat dihasilkan adalah 6 gram C + 16 gram O₂ = 22 gram

Sebanyak 8 L C3H8 dibakar habis dengan oksigen sesuai dengan persamaan reaksi

20. C3H8 + 5O2 → 3CO2 + 4 H2O pada suhu dan tekanan yang sama volume gas CO2 yang dihasilkan adalah ?

Pembahasan :

Volume CO2 = (koefisien CO2)/(koefisien C3H8) X volume C3H8

= 3/1 X 8 L

= 24 L

Untuk memudahkan kamu membaca soal hukum dasar kimia maka kamu dapat mendownload File melalui link dibawah ini tertata rapi lengkap dengan peta konsep dan prasyarat materi.

Download Soal Hukum Dasar Kimia

Apabila ada yang kurang jelas dari website :

Anda dapat juga mendownload File dalam format .doc agar mudah dibaca dan tertata rapi.

Google Drive | Zippyshare Mirror

Gambar Gravatar
Assalamualaikum wr.wb. Selamat belajar dan mengerjakan tugas.^^PS : Tidak perlu bermimpi menjadi orang terkenal atau menginsipirasi, cukup menjadi individu yang bermanfaat untuk orang lain, Insha Allah kamu akan menemukan jalanmu.. Karena setiap orang memiliki tanggung jawab, peranan dan beban yang harus dipikul. Oleh sebab itu lakukanlah yang terbaik untuk membuat orang tuamu bangga. Terutama kaum muda yang masih memiliki semangat juang yang tinggi, inilah saatnya kamu bekerja keras dan belajar dengan sungguh-sungguh!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *