Buku Tema 6: Cita-Citaku Kelas 4 SD/MI Kurikulum 2013 Revisi 2018

Diposting pada

Buku Tema 6: Cita-Citaku Kelas 4 SD/MI Kurikulum 2013

Buku Tema 6: Cita-Citaku Kelas 4 SD/MI Kurikulum 2013 Revisi 2018

Kali ini Tim Kimia Space akan berbagi Buku Cita-citaku Kelas 4 SD/MI K.13 sebagai buku panduan untuk proses pembelajar siswa ataupun guru.

Peran guru sangat penting untuk meningkatkan dan menyesuaikan daya serap siswa dengan ketersediaan kegiatan pada buku ini. Guru dapat mengembangkan dan memperkaya pengalaman belajar siswa dengan daya kreasi dalam bentuk kegiatan-kegiatan lain yang relevan dan disesuaikan dengan potensi siswa di sekolah masing-masing.

Baca Juga : Buku Tema 5: Pahlawanku Kelas 4 SD/MI Kurikulum 2013 Revisi 2018

Buku ini adalah merupakan penyempurnaan dari edisi terdahulu. Buku ini bersifat terbuka dan terus dilakukan perbaikan dan penyempurnaan di masa mendatang. Untuk itu, kami mengundang para pembaca memberikan sumbang saran, kritikan, dan masukan yang membangun untuk perbaikan dan penyempurnaan pada edisi berikutnya.

Link Download Buku Tema 6 Kelas 4 SD PDF

Buku Cita-citaku Kelas 4 SD/MI kurikulum 2013 .pdf – File size 10 MB

Google Drive

Di setiap awal subtema, terdapat lembar untuk orang tua yang berjudul Belajar di Rumah. Halaman ini berisi materi yang akan dipelajari, aktivitas belajar yang dilakukan anak bersama orang tua di rumah, serta saran agar anak dan orang tua bisa belajar dari lingkungan.

Baca Juga : Kategori Pendidikan

Orang tua diharapkan berdiskusi dan terlibat dalam aktivitas belajar siswa. Saran-saran untuk kegiatan bersama antara siswa dan orang tua dicantumkan juga pada setiap akhir pembelajaran.

Gambar Gravatar
Semua manusia itu pintar.. Namun yang membedakannya proses kecepatan belajar. pada suatu saat ada peserta didik yang belajar dalam 1-3 pertemuan. ada juga yang membutuhkan 3 pertemuan lebih untuk dapat memahami materi... Dengan kata lain, Belajar tergantung kondisi dan keadaan seseorang untuk memahami materi. baik itu cuaca, suasana, perasaan dan lingkungan yang mempengaruhi. Maka temukanlah kondisi terbaik dirimu untuk belajar. Jika kamu tidak mengerti materi yang diajarkan gurumu hanya saja kamu belum menemukan kondisi terbaik untuk belajar. Karena tidak ada manusia yang bodoh hanya saja malas atau tidak fokus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.