Ebook Penulisan Huruf Jepang

Diposting pada

Ebook Penulisan Huruf Jepang

Terdapat 3 sistem penulisan dalam bahasa jepang yaitu,

  • hiragana,
  • katakana dan
  • kanji.

Hiragana

merupakan huruf dasar yang mewakili seluruh vokal suara dalam bahasa jepang. Seluruh huruf hiragana melambangkan semua suara yang ada dalam bahasa Jepang. Sebenarnya bisa saja bahasa Jepang ditulis dengan menggunakan huruf hiragana semua, tapi karena dalam penulisan bahasa Jepang tidak mengenal spasi maka akan menghasilkan kalimat yang sulit dibaca jika hanya menggunakan hiragana. Dalam bahasa Jepang modern, ada 46 huruf hiragana dasar. Selain 46 huruf dasar yang disebut gojūon, ada bentuk-bentuk modifikasi untuk menggambarkan lebih banyak suara antara lain 20 dakuon, 5 handakuon, 36 yōon, 1 sokuon dan 6 huruf tambahan

Katakana

salah satu daripada tiga cara penulisan bahasa Jepang. Katakana biasanya digunakan untuk menulis kata-kata yang berasal dari bahasa asing yang sudah diserap ke dalam bahasa Jepang (外来語/gairaigo) selain itu juga digunakan untuk menuliskan onomatope dan kata-kata asli bahasa Jepang, hal ini hanya bersifat penegasan saja.

Kanji

merupakan karakter china yang sangat sering digunakan dalam penulisan bahasa jepang. Hampir seluruh kata-kata dalam bahasa jepang ditulis dalam kanji (kata benda, kata kerja, kata sifat). ada sekitar 40.000 kanji dimana sekitar 2000 kanji merupakan karakter yang sering dijumpai dalam penulisan bahasa jepang.

Link Download Ebook Penulisan Huruf Jepang  :

Bahasa Indonesia

Tata Bahasa Jepang Dasar.pdf – File size 0.89 MB

Google Drive 

dasar-dasar penulisan huruf jepang (hiragana_katakana ).pdf– File size 4.26 MB

Google Drive 

Bahasa Inggris

My First Japanese Kanji Book: Learning kanji the fun and easy way! – File size 7.1 MB

Google Drive 

Tag :  buku Penulisan Huruf Jepang , Ebook Penulisan Huruf Jepang pdf

Gambar Gravatar
Semua manusia itu pintar.. Namun yang membedakannya proses kecepatan belajar. pada suatu saat ada peserta didik yang belajar dalam 1-3 pertemuan. ada juga yang membutuhkan 3 pertemuan lebih untuk dapat memahami materi... Dengan kata lain, Belajar tergantung kondisi dan keadaan seseorang untuk memahami materi. baik itu cuaca, suasana, perasaan dan lingkungan yang mempengaruhi. Maka temukanlah kondisi terbaik dirimu untuk belajar. Jika kamu tidak mengerti materi yang diajarkan gurumu hanya saja kamu belum menemukan kondisi terbaik untuk belajar. Karena tidak ada manusia yang bodoh hanya saja malas atau tidak fokus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *